Kamis, 16 Oktober 2014

Penyebab Jantung Berdegup Kencang Saat Sedang Jatuh Cinta

Annyeong Haseyo.. Pagi gan =D
Ketemu lagi nih.. sory yaa jarang posting.. soalnya sibuk banget ama kerjaan.. nahh berhubung sekarang ada waktu, gue mau posting nih, about "Penyebab Jantung Berdegup Kencang Saat Sedang Jatuh Cinta".

Oke.. Disini pasti semuanya udah pernah jatuh cinta.. Hayoo jangan boong ^,^ yang kisah cintanya ber-ending Bahagia acungkan jari :D yang kisah cintanya ber-ending So Sad [T_T hikss] acungkan jari kaki =D [jstkd gan]. Udah gausah pada galau, galau emang jodoh gabakal kemana-mana kok.. Tapi kalo gajodoh yaa.. bakal kemana-mana ;;) [hahaa jstkd]. Oke deh langsung ke pokok pembicaraannya aja deh yaa..

Saat melihat orang yang dicintai biasanya kita merasakaan kinerja jantung kita saat memompa darah bekerja lebih cepat. dan perasaan pun jadi tidak menentu. Kenapa orang jadi dag-dig-dug jika melihat seseorang yang dicintainya?

Ketika seseorang melihat orang yang dicintainya maka kondisi ini akan sangat erat hubungannya dengan gairah fisiologis secara keseluruhan. Biasanya akan dimulai dengan detak jantung yang meningkat dan tubuh berkeringat.

"Ketika anda melihat orang yang dicintai maka jantung akan mulai berdetak lebih cepat, hal ini karena adanya hormon adrenalin yang keluar." ujar Dr. Reginal Ho, seorang profesor kedokteran dari Thomas Jefferson University Hospital di Philadelphia, Pennsylvania, seperti dikutip di CNN, Kamis (19/05/2011).

Dr. Ho menjelaskan bahwa saat melihat orang yang kita cintai maka otak secara otomatis akan mengirim sinyal ke kelenjar adrenal yang berfungsi mengeluarkan hormon seperti adrenalin, epinefrine, dan norepinefrine. Hormon ini akan mengalir melalui darah dan menyebabkan kinerja jantung meningkat.

Selain itu, adanya hormon norepinefrine yang mengatur perhatian serta tindakan untuk merespons akan membuat seseorang merasa sekujur tubuhnya lemas. Dan orang yang sedang jatuh cinta akan mengalami aktivitas didaerah otak yang memproduksi neurotransmitter dopamin. Seperti diketahui bahwa dopamin dan norepinefrine berhubungan erat.

Dopamin yang diproduksi tersebut akan memberikan seorang perhatian yang terfokus, hasrat, euforia, energi dan motivasi yang kuat untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

Meski begitu hal ini juga bisa berbahaya bagi orang yang memiliki masalah jantung serius. Karena jika detak jantung meningkat akan membuatnya menggunakan oksigen lebih banyak, kondisi ini beresiko bagi orang yang memiliki penyumbatan pembuluh darah atau pernah mengalami serangan jantung sebelumnya. Tapi pengobatan tertentu bisa membantu mengurangi resiko yang ada.

Namun, jatuh cinta juga memiliki menfaat bagi kesehatan, karena bisa membuat seseorang mengontrol rasa sakit lebih baik, mengurangi kecemasan, lebih optimis dan memandang hidup lebih positif. Kondisi ini tentu saja akan berpengaruh terhadap status kesehatannya secara menyeluruh. Selain itu juga bisa membuat sikap lebih dewasa, merasa lebih peka, merasa lebih semangat, lebih aktif dan kelihatan lebih cantik [bagi perempuan].

Nah, ternyata jatuh cinta itu ga hanya memiliki dampak negatif, tetapi juga memiliki banyak dampat positifnya gan. Mungkin hanya itu aja postingan kali ini, semoga bermanfaat bagi semua dan dapat dijadikan sebagai wawasan tambahan tentang kesehatan. Makasih buat semua yang udah mampir, gue doain yang jomblo cepet dapet pasangan ^,^ yang udah dapet pasangan moga langgeng aja =D. Kamsahamnida :D

0 komentar

Poskan Komentar